Course Content
Introduction to Cloud Computing
Capaian: Pada pertemuan ini mahasiswa diperkenalkan pada konsep dasar cloud computing, karakteristik utama cloud, model layanan (IaaS, PaaS, SaaS), model deployment (public, private, hybrid), serta manfaat dan tantangan penerapannya dalam organisasi dan industri. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan pengertian dan karakteristik utama cloud computing; -membedakan model layanan cloud: IaaS, PaaS, dan SaaS; -membedakan model deployment cloud: public, private, dan hybrid; -menjelaskan manfaat, risiko, dan contoh penerapan cloud computing dalam konteks nyata.
0/4
Identity and Access Management
Capaian: Mahasiswa mempelajari konsep Identity and Access Management (IAM) sebagai dasar pengelolaan pengguna, autentikasi, otorisasi, role, policy, dan prinsip keamanan minimum privilege pada lingkungan cloud. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: - menjelaskan fungsi IAM dalam pengelolaan keamanan layanan cloud; - membedakan konsep user, group, role, dan policy; - menerapkan prinsip least privilege pada pengaturan akses sederhana; - menjelaskan pentingnya autentikasi dan otorisasi dalam lingkungan cloud.
0/3
Compute Service
Capaian: Pertemuan ini membahas layanan komputasi pada cloud, termasuk virtual machine/instance, spesifikasi compute resource, provisioning, serta pertimbangan dasar dalam memilih layanan komputasi untuk kebutuhan aplikasi. Sub-capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan konsep layanan komputasi berbasis cloud; -mengidentifikasi fungsi virtual machine atau instance dalam cloud; -memilih layanan compute sederhana sesuai kebutuhan aplikasi; -menjelaskan faktor dasar yang memengaruhi pemilihan resource komputasi.
0/2
Networking Service
Capaian: Mahasiswa mempelajari konsep dasar jaringan pada cloud, meliputi virtual network, subnet, IP address, routing, internet gateway, firewall/security group, dan komunikasi antar layanan dalam arsitektur cloud. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan fungsi layanan jaringan dalam lingkungan cloud; -membedakan komponen dasar seperti VPC/virtual network, subnet, dan routing; -menjelaskan konsep konektivitas publik dan privat pada cloud; -menerapkan konfigurasi jaringan dasar secara konseptual untuk mendukung layanan cloud.
0/2
Storage Service
Capaian: Pertemuan ini membahas jenis-jenis storage pada cloud, seperti object storage, block storage, dan file storage, beserta karakteristik, kelebihan, dan contoh penggunaannya dalam aplikasi. Sub-CPMK: Mahasiswa mampu: -menjelaskan perbedaan object storage, block storage, dan file storage; -memilih jenis storage yang sesuai dengan kebutuhan data tertentu; -menjelaskan konsep durabilitas, availability, dan backup pada storage cloud; -menerapkan pemanfaatan storage cloud untuk penyimpanan data sederhana.
0/1
UTS
Ujian Tengah Semester
Database Service
Capaian: Mahasiswa mempelajari layanan basis data pada cloud, termasuk database relasional dan non-relasional, managed database service, serta pemanfaatannya untuk mendukung aplikasi berbasis cloud. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan konsep database service pada cloud; -membedakan database relasional dan non-relasional; -menjelaskan manfaat managed database dibandingkan pengelolaan manual; -memilih jenis layanan database yang sesuai untuk kebutuhan aplikasi sederhana.
0/1
High Availability
Capaian: Pada pertemuan ini mahasiswa mempelajari konsep high availability, redundansi, fault tolerance, multi-zone deployment, dan strategi menjaga layanan tetap tersedia ketika terjadi gangguan. Sub-CPMK: Mahasiswa mampu: -menjelaskan konsep high availability dalam sistem cloud; -mengidentifikasi faktor yang memengaruhi ketersediaan layanan; -menjelaskan peran redundansi dan distribusi resource dalam meningkatkan availability; -merancang solusi sederhana untuk meningkatkan ketersediaan layanan cloud.
0/1
Auto Scaling
Capaian: Mahasiswa mempelajari konsep auto scaling, yaitu penyesuaian kapasitas sumber daya secara otomatis berdasarkan beban kerja, termasuk manfaatnya terhadap efisiensi, performa, dan keandalan layanan. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan konsep dan tujuan auto scaling pada cloud; -mengidentifikasi parameter dasar yang digunakan untuk scaling; -menjelaskan hubungan auto scaling dengan efisiensi resource dan performa aplikasi; -merancang skenario scaling sederhana untuk kebutuhan aplikasi tertentu.
0/1
Serverless Technology
Capaian: Pertemuan ini membahas konsep serverless computing, event-driven architecture, function as a service (FaaS), serta kelebihan dan keterbatasannya dibanding layanan compute tradisional. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan konsep serverless dan function as a service; -membedakan serverless dengan compute berbasis virtual machine; -mengidentifikasi skenario penggunaan serverless yang sesuai; -menjelaskan kelebihan dan keterbatasan serverless dalam pengembangan aplikasi cloud.
0/1
Container Technology
Capaian: Mahasiswa mempelajari konsep container, perbedaannya dengan virtual machine, dasar penggunaan container image, container runtime, serta manfaat container untuk deployment aplikasi modern. Sub-Capaian: Mahasiswa mampu: -menjelaskan konsep container dan manfaatnya pada cloud computing; -membedakan container dengan virtual machine; -menjelaskan fungsi image, container runtime, dan container registry; -menerapkan pemahaman dasar container untuk mendukung deployment aplikasi sederhana.
0/1
UAS
Ujian Akhir Semester
Cloud Computing

Materi

Cloud computing adalah model penyediaan layanan komputasi melalui internet yang memungkinkan pengguna mengakses sumber daya seperti server, storage, database, jaringan, dan software sesuai kebutuhan tanpa harus memiliki dan mengelola seluruh infrastruktur secara langsung. Dengan cloud computing, organisasi dan pengguna dapat memperoleh sumber daya TI secara cepat, fleksibel, dan efisien.

Karakteristik utama cloud computing mencakup on-demand self-service, yaitu pengguna dapat menyediakan layanan sendiri saat dibutuhkan; broad network access, yaitu layanan dapat diakses melalui jaringan dari berbagai perangkat; resource pooling, yaitu sumber daya digunakan bersama oleh banyak pengguna; rapid elasticity, yaitu kapasitas dapat dinaikkan atau diturunkan dengan cepat; serta measured service, yaitu penggunaan sumber daya dapat dipantau dan dihitung.

Cloud computing memiliki tiga model layanan utama, yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), dan Software as a Service (SaaS). IaaS menyediakan infrastruktur dasar seperti server virtual dan storage. PaaS menyediakan platform untuk pengembangan dan deployment aplikasi. SaaS menyediakan aplikasi yang siap digunakan oleh pengguna melalui internet.

Selain itu, cloud computing juga memiliki beberapa model deployment, yaitu public cloud, private cloud, dan hybrid cloud. Public cloud disediakan untuk umum oleh penyedia layanan cloud, private cloud digunakan khusus oleh satu organisasi, sedangkan hybrid cloud menggabungkan keduanya untuk mendapatkan fleksibilitas dan kontrol yang lebih baik.

Penerapan cloud computing memberikan banyak manfaat, seperti pengurangan biaya investasi infrastruktur, kemudahan skalabilitas, aksesibilitas tinggi, dan percepatan inovasi. Namun, penggunaan cloud juga memiliki tantangan, seperti keamanan data, ketergantungan pada koneksi internet, dan kebutuhan pengelolaan akses yang baik.

Melalui pertemuan ini, mahasiswa diharapkan memahami konsep dasar cloud computing, mengenali model layanan dan deployment, serta menjelaskan manfaat dan tantangan penerapan cloud dalam dunia nyata.

Poin Inti Materi

  • Definisi cloud computing
  • Karakteristik utama cloud computing
  • Model layanan: IaaS, PaaS, SaaS
  • Model deployment: public, private, hybrid
  • Manfaat dan tantangan cloud computing

Bacaan Resmi AWS